Pengertian Switch pada jaringan Internet
Switch
adalah sebuah perangkat keras yang terdapat pada jaringan komputer yang
berfungsi sebagai alat penghubung antar komputer. Switch pun bekerja
pada lapisan data link. Sebenarnya cara kerja yang dimiliki switch pun
hampir sama dengan Bridge, hanya bedanya switch memiliki beberapa port
sehingga switch pun seringkali disebut juga sebagai “Multi Ports
bridge”. Biasanya, Switch digunakan di jaringan yang menggunakan
Topologi star.
Fungsi dari Switch pada Jaringan Komputer
Lalu,
sebenarnya apakah fungsi dari switch ini? Seperti yang telah dijelaskan
di atas, secara mudah Switch dapat berfungsi sebagai penghubung antara
beberapa perangkat yang terdapat di jaringan komputer. Misalnya saja
perangkat seperti komputer, router, modem dan juga perangkat yang
lainnya. Switch menerima pesan yang telah dihubungkan dengan nya dan
kemudian akan meneruskan atau mengirimkan pesan tersebut ke beberapa
perangkat yang telah dimaksud.
Jenis Switch pada Jaringan Komputer
Switch dalam sebuah jaringan pada dasarnya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yakni:
Fast Forward / Cut through
Jenis
switch yang pertama ini hanya melakukan pengecekan alamat tujuan yang
terletak pada header frame. Kemudian frame ini akan dilanjutkan kepada
host tujuan. Kondisi yang terjadi inipun dapat membuat latency time.
Meskipun begitu, switch jenis ini merupakan yang tercepat di jenisnya.
Store and Forward
Switch
dengan jenis ini biasanya akan menyimpan frame untuk rentang waktu
tertentu yang kemudian akan di cek terlebih dahulu oleh sistem CRC
(Cyclic Redudancy Check) yang kemudian akan diteruskan menuju host yang
menjadi tujuannya. Jika ditemukan adanya frame yang error, maka akan
dibuang. Switch ini merupakan switch yang paling dipercaya di antara
yang lainnya.
Modified Cut through atau Fragment free Switch
Switch
jenis ini akan melakukan pemeriksaan pada 64 byte pertama dari frame.
Jika ada frame yang mengalami kesalahan dikarenakan tabrakan, maka frame
tersebut biasanya tidak akan diteruskan. Hal ini akan selalu menjamin
frame untuk sampai pada tujuan yang dimaksud. Jumlah 64 byte ini dipilih
karena merupakan jumlah minimum yang dianggap krusial dan penti8ng
untuk melakukan pengecekan apakah seuah frame baik-baik saja atau error.
Adaptive Switching Switch
Ini
dibuat untuk dioperasikan pada cut through dengan model normal. Namun
jika ditemukan kealahan yang dianggap terlalu tinggi, maka switch
biasanya akan melakukan konfigurasi kembali secara otomatis yang
kemudian akan dijalankan pada mode store and forward.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar