Selasa, 24 Maret 2020

Tugas AIJ (Routing Dinamis)

Routing Dinamis


A. Router Dinamis

Router dinamis adalah router yang me-rutekan jalur yang dibuat otomatis oleh router yang sesuai dengan konfigurasi yang dibuat. Jika ada perubahan topologi antar jaringan, router otomatis akan membuat ruting yang baru.
Routing dinamis merupakan protokol routing yang digunakan untuk menemukan jaringan serta untuk melakukan pembaruan tabel routing pada router. Routing dinamis lebih mudah dari pada menggunakan routing statistik dan default, akan tetapi ada perbedaan dalam proses-proses di router CPU dan penggunaan bandwidth dari link jaringan.

B. Dinamis Router Keuntungan dan Kerugian



Perutean keuntungan dinamis menguntungkan:
  • Hanya mengenalkan alamat yang terhubung langsung dengan routernya (kaki-ditugaskan).
  • Tidak perlu tahu semua alamat jaringan yang ada.
  • Ketika terjadi suatu jaringan baru tidak perlu semua router menunggu. Hanya router-router yang menerima.
Kerugian routing yang dinamis:
  • Beban kerja router lebih berat karena selalu terbagi ip table pada setiap waktu tertentu.
  • Kecepatan pengenalan dan kelengkapan tabel ip terbilang lama karena router membroadcast ke semua router sampai ada yang cocok setelah mengkonfigurasi harus menunggu beberapa saat agar setiap router mendapatkan semua alamat IP yang ada.
  • KONFIGURASI ROUTING DINAMIK DENGAN PACKET TRACER
  • Technical Order
    • Router ke router : Serial
    • Router ke switch : FastEthernet (boleh pake Ethernet tapi lebih cepat FastEthernet)
    • Switch ke PC : FastEthernet
    • Konektor yang warna merah menggunakan Serial DTE
    •  (recommended) Sebaiknya menggunakan Routers yang Generic (Router-PT) agar kita tidak perlu menambahkan modul pada komponen router.
    • (recommended) Untuk Switches gunakan Generic (Switch-PT)
    • Konfigurasi ini menggunakan CLI (command-line interface)
    == KONFIGURASI ROUTER ==
     Sterling
    Router>en
    Router#conf  ter
    Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#interface serial 3/0
    Router(config-if)#ip address 172.16.2.1.255.255.255.0
    Router(config-if)#exit
    Router(config)#interface fastethernet 0/0
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#ip address 172.16.1.1. 255.255.255.0
     Hoboken
    Router#conf ter
    Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#interface serial 2/0
    Router(config-if)#ip address 172.16.2.2.255.255.255.0
    Router(config-if)#interface serial 3/0
    Router(config-if)#ip address 172.16.4.1.255.255.255.0
    Router(config-if)#exit
    Router(config)#interface fastethernet 0/0
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#ip address 172.16.3.1.255.255.255.0Waycross
    Router#conf  ter
    Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#interface serial 2/0
    Router(config-if)#ip address 172.16.4.2.255.255.255.0
    Router(config-if)#exit
    Router(config)#interface fastethernet 0/0
    Router(config-if)#no shutdown
    Router(config-if)#ip address 172.16.5.1.255.255.255.0
    == KONFIGURASI PC ==
    STERLING
    PC 0 : IP 172.16.1.2GW 172.16.1.1
    PC 1 : IP 172.16.1.3 GW 172.16.1.1
    HOBOKEN
    PC 2 : IP 172.16.3.2GW 172.16.3.1
    PC 3 : IP 172.16.3.3 GW 172.16.3.1
    WAYCROSS
    PC 4 : IP 172.16.5.2 GW 172.16.5.1
    PC 5 : IP 172.16.5.3 GW 172.16.5.1

    == KONFIGURASI ROUTER DINAMIK ==
    Pada konfigurasi router Dinamik, Tambahkan semua network yang telah diatur pada masing masing router. Misalnya tambahkan semua network pada Sterling ke dalam settingan Router  RIP  pada Sterling. Untuk lebih jelasnya lihat konfigurasi di bawah ini:
    Sterling
    Router>en
    Router#conf  ter
    Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
    Router(config)#router rip
    Router(config-router)#network 172.16.2.0
    Router(config-router)#network 172.16.1.0Hoboken
    Router>en
    Router#conf  ter
    Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
    Router(config)#router rip
    Router(config-router)#network 172.16.2.0
    Router(config-router)#network 172.16.4.0
    Router(config-router)#network 172.16.3.0
     Waycross
    Router>en
    Router#conf ter
    Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
    Router(config)#router rip
    Router(config-router)#network 172.16.4.0
    Router(config-router)#network 172.16.5.0Semua sudah terkonfigurasi,setelah itu kita ping pada masing-masing PC/Router,seperti pada contoh di bawah ini.
     
    Menggabungkan 2 group yang sudah kita buat (static & dinamik) menjadi 1 group jaringan dengan wireless

Tidak ada komentar:

Posting Komentar